Browsing: Parenting

Meningkatkan Kecerdasan Bayi

Kecerdasan bayi harus dipupuk dari awal. Orang tua harus tahu cara apa saja dan bantuan yang diperlukan untuk orang tua dalam membantu pertumbuhan si buah hati. Salah satu tempat di mana orang tua bisa mencari berbagai kebutuhan bayi adalah toko bayi. Sekarang ini, toko bayi tidak hanya menyediahkan baju, tempat tidur dan selimut bayi tetapi juga mainan, buku dan musik khusus untuk bayi, balita dan anak anak.

Meningkatkan kecerdasan anak tidak hanya terpaku dengan perlengkapan dan mainan yang dibeli saja tetapi juga cara orang tua menggunakannya. Orang tua bisa meningkat stimulasi dengan berinteraksi dengan bayi sesering mungkin. Tentu sangat disaranakn cara berinteraksi yang beragam. Jadi usahakan perlengkapan untuk membantu setiap interaksi kita dan sang bayi memang cocok dengan bayi.

Dalam berinteraksi untuk meningkatkan kecerdasaan bayi, kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Pastikan kita memperhatikan minat bayi dan tidak memaksanya
  • Biarkan dia tidur bila dia ingin tidur alias ikuti keinginannya
  • Orang tua, pengasuh atau orang yang membantu menjaga bayi tidak boleh sering marah, sebal, memaki dan perbuatan negatif lainnya karena akan memberikan pengaruh negatif pada sang bayi

Cara Menstimulasi Kecerdasaan Bayi

  • Kecerdasaan verbal atau berbicara dapat dirangsang dengan kita mengajak bayi ngobrol, bacakan cerita berulang ulang, mengajaknya bercanda, bernyanyi bersama, menebak kartu gambar dan mengajarnya berbicara. Peralatan yang mungkin dibutuhkan adalah video musik, buku cerita dan kartu gambar.
  • Kecerdasan emosi interpersonal dikembangkan dengan mengajaknya bermain dengan bayi yang seumuran, lebih tua dan lebih muda. Di saat mereka berinteraksi, sekalian ajarkan cara berbagi, meminjam dan belajar bareng, menyapa dan bersalaman dengan orang lain.
  • Kecerdasan logika-matematik bisa dimulai ketika si bayi sudah menginjak masa balita dimana orang tia bisa mengaharinya menghitung angka 1-10 dengan cara menggunakan nyanyian, cerita atau kartu gambar.
  • Kecerdasan gerakan merupakan hal yang sangat disukai apalagi ketika sudah menginjak usia balita. Pada usia 6-8 bulan, orang tua sudah mulai bisa bayi belajar cara duduk, berdiri dan berpegang. Pada usia 9-12 bulan, saatnya memberikan mainan yang menunjang tahap peningkatkan kecerdasan gerak seperti mainan memasukan mainan ke wadah, gelinding bola atau mainan lainnya.
  • Kecerdasan visual membutuhkan alat bantu yang penuh dengan warna agar menarik bagi sang bayi. Alat yang bisa digunakan adalah maianan bayi, foto, buku cerita bergambar dan lainnya.
  • Kecerdasaan musical berarti membiasakan si bayi mendengarkan musik via nyanyian sendiri atau dari cd. Ketika umurnya cukup, kita bisa mengajarkan dia menggunakan alat musik.

Ada baiknya adalah kita mengasuh bayi kita sendiri agar kita bisa memantau perkembangan sang bayi dengan baik. Untuk perlengkapan membesar bayi dengan baik, coba cek toko toko bayi disekitar kita.

{ Comments are closed }

Memilih Sepatu Bayi yang Tepat

Salah satu perlengkapan bayi yang diperlukan oleh sebuah hati selain baju adalah sepatu. Sepatu yang dipilih tentu harus nyaman dikenakan oleh si buah hati. Memilih sepatu harus berhati hati terutama para bunda. Kebanyakan bunda memilih sebuah sepatu karena bentuk yang lucu dan kembaran warna dengan baju.

Perlengkapan bayi berupa sepatu memang tidak perlu setiap hari digunakan. Tanya Remer Altmann (dokter anak) di dalam bukunya yang berjudul The Wonder Years mengatakan bahwa ada baiknya membiarkan kaki bayi telanjang. Dia menyarankan sepatu hanya dikenakan kepada bayi apabila cuaca dingin dan acara tertentu seperti pesta.

Tips Membeli Sepatu Bayi

Berikut ini beberapa tips bagi kita para bunda dalam memilih perlengkapan bayi bagi kaki bayi atau sepatu untuk sang bayi:

  • Pilihlah sepatu yang nyaman karena menurut Ronald Valmassy yang merupakan seorang ahli penyakit kaki mengatakan bahwa anak anak membutuhkan sepatu yang nyaman agar mereka mau berjalan. Karena sepatu yang tidak nyaman akan membuat kaki sakit dan membuatnya tidak mau lagi latihan berjalan.
  • Pilih sepatu dengan sol yang lembut. Jangan memilih sol yang kaku atau keras bila sang buah hati belum mencapai usia 17 bulan. Pada saat memasuki usia di atas 17 tahun, barulah kita mencari sepatu dengan sol yang agak keras atau kaku untuk menunjang setiap aktifitasnya di luar rumah.
  • Selain sol, bagian dalam sepatu harus terbuat dari bahan yang lembut dan tidak melukai kaki agar kaki bayi tidak lecet.
  • Pastikan sebelum berumur 17 tahun, bayi diberi alas kaki yang membiarkan dia menekuk jari kakinya dengan leluasa. Jadi solnya yang lembut dan fleksibel / lentur.
  • Tidak disarankan memasangkan kaus kaki pada bayi. Hal ini dikarenakan bayi yang belum bisa atau sedang belajar berjalan, sering kali terpleset dan terjatuh karena kaus kaki menambah kelicinan lantai. Bila ingin kaki bayi tetap hangat, kaus kaki bisa diganti sepatu anti slip dimana solnya terbuat dari bahan suede.
  • Disarankan tidak mengenakan sandal untuk bayi atau anak yang aktif. Sandal tidak cocok dengan anak yang suka berlari karena sandal bisa lepas sedangkan sepatu tidak (asalkan ukurannya tepat). Sepatu yang disarankan pun sepatu dengan bentuk sepatu olahraga.
    Dikarenakan bayi dan anak kecil memiliki pertumbuhan yang cepat, ada baiknya mengecek ukuran kakinya tiga bulan sekali. Bila ukuran sepatu sudah tidak cocok dengan kaki bayi, langsung ganti. Ingat sepatu tidak boleh kesempitan. Panjang sepatu sebaiknya dilebihkan setidaknya 1,5 cm.
  • Untuk si buah hati yang sedang belajar berjalan, disarankan tidak diberikan sepatu yang berat. Berikan sepatu yang ringan agar memudahkan si buah hati bergerak.
  • Disarankan untuk tidak membeli sepatu dengan model bertali karena ditakutkan tali sepatu akan lepas. Tali sepatu yang lepas bisa berbahaya bagi si buah hati.
  • Ingat juga, kulit bayi sensitif sehingga pilihlah sepatu yang tidak berbahaya bagi kulit bayi.

Semoga info tips ini bisa membantu dalam memilih sepatu yang tepat. Selain sepatu, kita juga harus memperhatikan perlengkapan bayi lainnya.

{ Comments are closed }